Wisata Liburan Ke Tempat Wisata tertinggi di Jawa Tengah, Dieng Plateau

Kamis, 28 Juni 2012

Serba-Serbi DIENG CULTURE FESTIVAL 3 2012

Sekilas Tentang bocah rambut gembel (kimbal)

Dijuluki Bocah rambut Gembel karena, rambut anak yang dimaksud menggumpal seperti tidak pernah keramas/ dicuci dalam jangka waktu yang sangat lama.
Hingga detik ini, belum ada satu penelitian medis yang berhasil mengungkap sebab mengapa  rambut bocah Gembel tersebut bisa berbentuk demikian, Namun biasanya kemunculan Gembel pada rambut bocah lereng  gunung Dieng selalu diawali dengan gejala panas tinggi pada si anak serta si anak suka mengigau disaat tidur. Demam tersebut tidak bisa di obati hingga pada akhirnya  sembuh dengan sendirinya disertai perubahan pada rambut si anak yang menjadi kusut dan membentuk Gumpalan.

Untuk memotong rambut tersebut harus diadakan Ritual tertentu yang diawali dengan napak tilas yang dipimpin oleh sesepuh pemangku adat serta beberapa tokoh menuju Candi Dwarawati, Komplek Candi Arjuna, Candi GatutKaca, Candi Bima, Sendang Maerokoco, Telaga Balikambang, Kawah Sikidang, Komplek Pertapaan Mandalasari ( Goa-goa ditelaga warna), Kali Pepek, dan Komplek Pemakaman Dieng. Ditempat-tempat tersebut diadakan Ritual Doa Kepada Sang Maha Kuasa agar Prosesi Ruwatan Rambut Gimbal berlangsung lancar.

Kirab

Kirab adalah ritual arak-arakan menuju lokasi pencukuran rambut gimbal dimulai dari rumah sesepuh pemangku adat dilanjut menuju Sendang Sendayu (Sendang Maerokoco) dan seterusnya. Arak-arakan dikawal oleh tokoh masyarakat, kelompok paguyuban seni tradisional dan masyarakat.

Selanjutnya, para pembawa permintaan (sesaji dan ubo rampe) anak gembel yang membawa buju abang, buju putih, buju ireng, buju kuning, buju Robyang, Buju Kelung, Buju Sangga Buana, Buju Tulak, Buju Panggang, Buju Kupata, Rakan Jajan Pasar dan masih banyak lagi.

Anak-anak rambut Gembel diarak menggunakan andhong (dokar) di ikuti seni tadisional yang di setiap pemberhentian akan menyajikan pergelaran seni hingga prosesi ritual pencukuran rambut gembel selesai.

Jamasan

Jamasan adalah istilah yang digunakan untuk Prosesi pemandian bocah rambut Gembel. Pemandian biasanya dilaksanakan di Sendang Sendayu tepatnya di sebelah utara Komplek candi Arjuna. Ketika memasuki Sendang sendayu, Bocah Rambut Gimbal dinaungi Kain Putih panjang disepanjang jalan menuju sendang sembari di iringi musik Tradisional Gongso.

Air yang digunakan untuk Jamasan di beri campuran Kembang Tujuh rupa dan air dari tuk Bimalukar, tuk sendang buana, tuk kencen, tuk Goa Sumur, kali pepek dan Sibido ( tuk Pitu) .

Pencukuran

Setelah prosesi Jamasan selesai, kemudian bocah Gembel  dikawal menuju tempat Pencukuran. Prosesi pencukuran dilakukan oleh tetua adat/ Tokoh masyarakat yang didampingi oleh pemangku adat. dilanjutkan acara Tasyakuran dan kemudian  semua Ubo Rampai dibagikan kepada  semua pengunjung diiringi  atraksi kesenian.

Ngalap Berkah

Tak jauh dari Lokasi pencukuran dilakukan ngalap berkah yang dipercaya oleh masyarakat bisa mendatangkan berkah bagi yang mengikutinya.

Pelarungan

Setelah upacara selesai, Prosesi ditutup dengan pelarungan  Rambut Gembel dimana rambut yang telah dicukur dilarung ke sungai serayu yang akan menuju laut selatan.






HUBUNGI KAMI


082311152882(Bp. Alif Rakhman)
082324678900(Riska)
085385319327 ( Mulyatiningsih )
085296514115( sdr. Soha)
email :pesonadieng@gmail.com
Pernah Menggunakan Jasa Kami

and More..